Aksi Damai Dengar Pendapat Dilakukan APKASINDO Dengan Pemkab dan DPRD Sijunjung



LENTERASUMBAR.COM - Aksi damai dengar pendapat dilakukan DPD Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kabupaten Sijunjung dengan Pemda Kabupaten Sijunjung dan juga DPRD Sijunjung di Balairung Lansek Manih Kantor Bupati Sijunjung pada Selasa pagi (17/5/2022).


Pada acara aksi demo damai dengar pendapat ini Bupati Sijunjung di wakili oleh Wakil Bupati Sijunjung H. Irradatillah, Wakil Ketua DPRD Sijunjung Redi Susilo dan Syofian Hendri, para Anggota DPRD Sijunjung, April Marsal, Aprizal PB, Yusnidarti, Mukhlis, SHi, Indrawadi, Desriwan, Sukardi, Dasep, Sabardi, Brista Yozi, Elva Endayani, Zulmiati,Kapolres Sijunjung AKBP Muhammad Ikhwan Lazuardi, SH, S.I.K, M.H, Dandim 0310/SS Letkol Inf Endik Hendra Sandi S.Sos.M.I.POL,kemudian dari pihak Pemda Turut mendampingi Asisten II, Kadis Pertanian Ir.Ronaldi, Kadis Dagperinkop UKM, Yulizar, Plt Kasat Satpol PP Damkar, Suhril.


Aksi keprihatinan dilakukan untuk menyikapi dampak Larangan Ekspor CPO dan Minyak Goreng yang berdampak langsung kepada anjloknya harga TBS (tandan buah segar) kelapa sawit di seluruh Indonesia, terkhusus sentra perkebunan kelapa sawit yang ada di Kabupaten Sijunjung itu sendiri. peserta Aksi damai yang datang ke kantor bupati berjumlah +/- 100 orang yang datang dengan menggunakan kendaraan pribadi sekitar pukul 10.00 wib.


Aksi kali ini berjalan dengan damai, dan dikawal oleh puluhan Anggota Polres Sijunjung lengkap dengan kendaraan water canonnya.


Adapun 5 tuntutan peserta aksi demo petani sawit hari ini dikantor Bupati Sijunjung antara lain :


Satu, menyampaikan aspirasi kepada Bupati Sijunjung supaya melindungi petani sawit  akibat turunnya harga TBS sawit antara 50-75% di Kabupaten Sijunjung.


Kedua, meminta presiden Joko Widodo, melalui Bupati Sijunjung untuk meninjau ulang kebijakan larangan ekspor CPO sawit dan produk minyak goreng serta bahan bakunya, karena dampaknya langsung ke harga TBS petani


Ketiga, meminta Bupati Sijunjung mendukung distribusi MGS terkhusus yang subsidi BPDPKS di Kabupaten Sijunjung


Keempat, meminta Bupati Sijunjung memerintahkan kepada dinas perkebunan  supaya melakukan investigasi ke PKS - PKS ( Pabrik Kelapa Sawit ), supaya tidak secara sepihak menetapkan harga TBS petani, namun harus sesuai dengan penetapan harga TBS Dinas Perkebuna Provinsi


Kelima, meminta Bupati Sijunjung supaya mendukung pendirian Pabrik Kelapa Sawit dan Pabrik minyak goreng petani di Kabupaten Sijunjung.


Selain itu salah seorang perwakilan aksi demo damai arianto, menyampaikan bahwa meminta agar pemerintah daerah kabupaten Sijunjung dan juga DPRD Sijunjung agar menyampaikan kepada pihak pabrik kelapa sawit yang ada di Kabupaten Sijunjung untuk lebih mengutamakan agar TBS sawit dari petani Sijunjung lebih di utamakan untuk diterima di Pabrik Kelapa Sawit.


Aksi damai petani sawit berakhir sebelum pukul 12.00 wib , setelah wakil Bupati Sijunjung beserta pimpinan DPRD Sijunjung menerima surat aspirasi tuntutan para peserta demo.dan kemudian para perwakilan para peserta demo sekitar 6 orang dibagi menjadi 2 tim untuk melakukan sidak dengan para Pimpinan DPRD Sijunjung dan juga beberapa orang anggota DPRD Sijunjung yang di pimpinan oleh Redi Susilo dan Syofian Hendri ke PT. Bina Pratama Sakato Jaya dan juga PT. kemilau Permata Sawit di Muaro Takung.(Ovi)

Posting Komentar

0 Komentar