Pemda Sijunjung Bersama Wakil Ketua DPRD Syofian Hendri Sidak ke PKS PT Kemilau Permata Sawit



LENTERASUMBAR.COM - Wakil ketua DPRD Sijunjung Syofian Hendri,S.Pdi dan juga beberapa orang Anggota DPRD Kabupaten Sijunjung bersama dengan Pemda Sijunjung Melalui Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke  Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT.Kemilau Permata Sawit yang terletak di Nagari Muaro Takung, Selasa siang (17/05/2022). 


Sidak dilakukan setelah paginya melakukan audiensi dengan perwakilan DPD Asosiasi Petani Kelapa Sawit (APKASI) Kabupaten Sijunjung di kantor Bupati Sijunjung, dalam rangka menyikapi anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa Sawit di tingkat petani selama dua minggu belakangan.


Turut hadir dalam sidak ke Pabrik Kelapa Sawit PT. Kemilau Permata Sawit ini Kadis Pertanian Kabupaten Sijunjung Ir.Ronaldi, Indrawadi Anggota DPRD Sijunjung Fraksi Partai Gerindra, Aprizal PB Fraksi Partai Amanat Nasional, Mukhlis, S.Hi Fraksi PPP, Walinagari Muaro Takung, perwakilan peserta aksi demo damai, serta Ninik mamak Muaro Takung.


Kemudian dari Pihak PT. Kemilau Permata Sawit turut menyambut kedatangan tamu antara lain M. Syahid Syar selaku Miil Manajer, Nofri Hidayat selaku KTU, Martin Ricardo selaku FFB Purchasing serta Zulkifli dari Humas.


Dalam sambutannya Syofian Hendri meminta kepada pihak PKS Khususnya PT. kemilau Permata Sejahtera untuk lebih memprioritaskan TBS petani lokal kabupaten Sijunjung untuk didahulukan masuk ke pabrik, kemudian untuk harga TBS jangan sampai PKS melakukan penetapan harga tanpa diketahui oleh petani sawit,sehingga tidak merugikan petani sawit itu sendiri.


Wakil ketua DPRD dari Partai PKS itu juga menyampaikan bahwa hampir 80% masyarakat Kabupaten Sijunjung ini menggantungkan hidupnya dari pertanian dan perkebunan, terkhusus daerah Kamang Baru yang merupakan sentra Pertanian Kelapa Sawit. Dengan anjloknya harga TBS Sawit ini ditambah dengan tingginya harga komoditas pupuk dan obat-obatan, menambah miris petani kelapa sawit saat ini.


Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung Ir.Ronaldi menambahkan, seharusnya pihak PKS mengikuti harga yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, tetapi pada kenyataannya tidak diterapkan oleh pihak PKS itu sendiri, sehingga menambah sengsara para petani kelapa sawit khususnya di Kabupaten Sijunjung.


Kedepannya Kadis Pertanian bersama dengan pihak terkait akan mengontrol, apakah kebijakan yang dilakukan oleh Pabrik Kelapa Sawit akan dilaksanakan atau tidak.


Menanggapi permintaan yang yang disampaikan oleh Syofian Hendri, Kadis Pertanian serta rombongan lainnya, M.Syahid Syar selaku Mill Manajer PT. Kemilau Permata Sawit akan selalu memprioritaskan TBS yang berasal dari daerah Kabupaten Sijunjung.


Kemudian untuk masalah harga TBS sawit, M.Syahid Syar akan membicarakan hal ini ke manajen terlebih dahulu, karena dia tidak bisa menjawab terlebih dahulu tanpa ada persetujuan dari pihak manajemen, dan akan berjanji merespon secepatnya.


Dari tinjauan lapangan Media Lentera Sumbar, yang langsung terjun ke Pabrik kelapa Sawit menyaksikan banyaknya penumpukan antrian truck untuk membongkar TBS sawit di PT.Kemilau Permata Sawit. (Ovi)

Posting Komentar

0 Komentar