LENTERASUMBAR - Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., mewakili Kapolda Sumatera Barat, menghadiri pembukaan Selaju Sampan Badunsanak dan Festival Ekonomi Kreatif (Ekraf) Tahun 2026 yang digelar di tepian Sungai Batang Hari, Jorong Pulai, Nagari Sitiung, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Pembukaan Selaju Sampan Badunsanak dan Festival Ekraf 2026 turut dihadiri Wakil Bupati Dharmasraya Leliarni, S.Pd., M.Si., Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra, S.T., anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Varel Oriano, S.H., unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, serta sekitar 750 masyarakat.
Mengusung tema “Batanghari Pulai Memanggil, Saatnya Melayu Bersama”, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan olahraga tradisional masyarakat di Sungai Batang Hari, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, melestarikan nilai-nilai budaya lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masyarakat.
Kehadiran Kapolres Dharmasraya dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam kegiatan sosial, budaya, olahraga, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Hidupkan Kembali Tradisi Selaju Sampan Badunsanak
Selaju Sampan Badunsanak merupakan salah satu tradisi masyarakat yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Tradisi tersebut sempat terhenti sejak 2020 akibat pandemi COVID-19 dan kembali digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan masyarakat tahun 2026.
Pelaksanaan kembali tradisi ini disambut antusias oleh masyarakat. Selain menjadi sarana hiburan, Selaju Sampan Badunsanak juga menjadi ruang untuk memperkenalkan serta menjaga keberlangsungan budaya masyarakat di sepanjang kawasan Batang Hari.
Pada hari pertama pelaksanaan, perlombaan diikuti sekitar 28 tim yang berasal dari Kabupaten Dharmasraya dan sejumlah daerah tetangga. Para peserta mengikuti babak penyisihan dengan semangat sportivitas dan kekompakan.
Kegiatan semakin semarak dengan berbagai rangkaian acara, mulai dari penampilan seni budaya, sambutan, seremoni pembukaan, perlombaan selaju sampan, hingga kunjungan para pejabat dan tamu undangan ke berbagai booth ekonomi kreatif.
Dipadukan dengan Festival Ekonomi Kreatif dan Pasar UMKM
Selain perlombaan selaju sampan, kegiatan tersebut juga dipadukan dengan Festival Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan Pasar UMKM.
Kehadiran stan-stan UMKM memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan berbagai produk unggulan kepada masyarakat dan pengunjung.
Festival tersebut diharapkan mampu menciptakan ruang interaksi antara pelaku UMKM dengan masyarakat serta membuka peluang pemasaran yang lebih luas. Dengan demikian, kegiatan budaya dan olahraga tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memiliki dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro menyampaikan bahwa kegiatan seperti Selaju Sampan Badunsanak memiliki nilai penting karena mampu mempertemukan unsur budaya, olahraga, silaturahmi, dan ekonomi kreatif dalam satu rangkaian kegiatan.
“Kegiatan Selaju Sampan Badunsanak ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk menjaga dan melestarikan budaya serta tradisi masyarakat. Di dalamnya terdapat nilai kebersamaan, kekeluargaan, sportivitas dan semangat badunsanak yang perlu terus kita rawat,” ujar Kapolres.
Menurutnya, pelestarian budaya daerah perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, generasi muda, pelaku UMKM, serta seluruh elemen masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan seluruh masyarakat. Semangat kebersamaan inilah yang harus terus dijaga agar setiap kegiatan masyarakat dapat berlangsung aman, tertib dan memberikan manfaat yang positif,” katanya.
Dorong Sportivitas dan Kebersamaan
Kapolres juga menekankan pentingnya menjadikan perlombaan sebagai sarana membangun sportivitas. Menurutnya, kemenangan bukan satu-satunya tujuan dalam sebuah kompetisi, tetapi bagaimana seluruh peserta mampu menunjukkan semangat persaudaraan dan menjaga suasana tetap kondusif.
“Dalam setiap perlombaan tentu ada yang menang dan ada yang belum berhasil. Yang paling penting adalah bagaimana kita menjaga sportivitas, menghormati sesama peserta, dan menjadikan kegiatan ini sebagai sarana memperkuat persaudaraan. Jangan sampai kompetisi justru menimbulkan perpecahan,” tutur AKBP Kartyana.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Menurutnya, kegiatan masyarakat berskala besar membutuhkan sinergi dan kepedulian semua pihak, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
“Kami dari Polres Dharmasraya tentunya mendukung kegiatan positif seperti ini. Polri akan terus hadir untuk memberikan rasa aman dan memastikan kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan tertib. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan selama seluruh rangkaian kegiatan,” ujarnya.
Harapan bagi Ekonomi Kreatif dan UMKM
Tidak hanya berbicara mengenai budaya dan olahraga, Kapolres Dharmasraya juga memberikan perhatian terhadap keberadaan Festival Ekraf dan Pasar UMKM yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan yang melibatkan pelaku usaha lokal merupakan peluang untuk memperkenalkan berbagai produk masyarakat kepada pengunjung dari dalam maupun luar daerah.
“Kami berharap Festival Ekonomi Kreatif dan Pasar UMKM ini dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengembangkan usahanya. Produk-produk lokal harus terus kita dorong agar semakin dikenal, sehingga kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat,” kata Kapolres.
Ia berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM untuk memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan kualitas produk, serta memanfaatkan berbagai kegiatan daerah sebagai sarana promosi.
“Harapan kita, ekonomi kreatif dan UMKM di Dharmasraya semakin tumbuh dan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, pelaku usaha dan seluruh stakeholder, saya yakin potensi daerah dapat terus dikembangkan,” tambahnya.
Kegiatan Berlangsung Aman dan Kondusif
Seluruh rangkaian kegiatan pada Sabtu (15/8/2026) berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar hingga sekitar pukul 17.30 WIB.
Setelah rangkaian kegiatan sore hari selesai, acara hiburan dilanjutkan pada malam hari. Sementara itu, perlombaan Selaju Sampan Badunsanak dijadwalkan kembali dilaksanakan pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Dengan kembali digelarnya Selaju Sampan Badunsanak setelah sempat terhenti selama beberapa tahun, masyarakat berharap tradisi tersebut dapat terus dilestarikan dan menjadi agenda budaya yang berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi gambaran bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pengembangan olahraga masyarakat dan pemberdayaan ekonomi kreatif.
Melalui semangat “Batanghari Pulai Memanggil, Saatnya Melayu Bersama”, masyarakat diajak untuk kembali menghidupkan semangat kebersamaan, menjaga warisan budaya, memperkuat persaudaraan, serta membangun optimisme terhadap perkembangan ekonomi masyarakat lokal.
Kapolres Dharmasraya pun mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum memperkuat persatuan dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat.
“Mari kita jaga bersama tradisi, persaudaraan dan keamanan daerah kita. Jadikan kegiatan ini sebagai ruang untuk bersilaturahmi, bergembira secara positif, meningkatkan sportivitas, sekaligus mendukung masyarakat dan UMKM lokal. Semoga Selaju Sampan Badunsanak dapat terus berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat Dharmasraya,” pungkas AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro. (Ijha)

0 Komentar