Pangudutan Tampil Bacalon Walnag Parit Koto Balingka, "Janjikan Program Ambulance Gratis Untuk Masyarakat

 



Parit-Koto Balingka - Pangudutan menyatakan diri maju sebagai Calon Wali Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, dengan membawa semangat kebersamaan, pelayanan masyarakat, serta pembangunan nagari yang berorientasi pada kebutuhan warga, pada Minggu 09 Agustus 2026.


Salah satu program yang menjadi perhatian utama dalam pencalonannya adalah penyediaan satu unit ambulans untuk masyarakat Nagari Parit. Program tersebut diproyeksikan sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan pelayanan sosial dan membantu warga yang membutuhkan akses transportasi menuju fasilitas kesehatan.


Bagi Pangudutan, keberadaan ambulans nagari bukan sekadar fasilitas, tetapi merupakan bentuk kepedulian pemerintah nagari terhadap masyarakat, khususnya ketika warga menghadapi kondisi darurat atau membutuhkan kendaraan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.


Ambulans nantinya dapat mendukung kebutuhan masyarakat dalam berbagai kondisi, seperti mengantar warga yang sakit menuju fasilitas kesehatan, membantu proses rujukan pasien, maupun kebutuhan sosial kemasyarakatan lainnya.


Pangudutan menilai fasilitas transportasi kesehatan menjadi salah satu kebutuhan penting yang perlu mendapat perhatian dalam pemerintahan nagari. Dengan adanya ambulans yang dapat diakses masyarakat, diharapkan warga tidak lagi terlalu kesulitan ketika membutuhkan kendaraan dalam situasi mendesak.


“Program ambulans ini kami dorong sebagai bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat. Harapannya, ketika ada warga yang membutuhkan pertolongan dan akses ke fasilitas kesehatan, pemerintah nagari dapat hadir dan memberikan kemudahan,” demikian semangat yang dibawa Pangudutan dalam program pencalonannya.


Pangudutan juga dikenal dekat dengan berbagai unsur masyarakat, mulai dari ninik mamak, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga pemuda.


Kedekatan dengan masyarakat tersebut menjadi modal sosial dalam membangun komunikasi dan menyerap aspirasi warga apabila nantinya diberikan kepercayaan untuk memimpin Nagari Parit.


Pengalaman sebagai Ketua Pemuda Jorong Parit juga menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya di tengah masyarakat. Pengalaman tersebut membuat Pangudutan menilai bahwa peran generasi muda sangat penting dalam pembangunan nagari.


Menurutnya, pembangunan Nagari Parit tidak dapat dilakukan oleh pemerintah nagari semata, tetapi membutuhkan keterlibatan ninik mamak, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, perempuan dan seluruh lapisan masyarakat.


Dalam pencalonannya, Pangudutan membawa visi:


“Terwujudnya Nagari Parit yang Maju, Aman, Sejahtera, Berkeadilan, serta Berlandaskan Nilai-nilai Agama dan Budaya dalam Pelayanan kepada Masyarakat.”


Visi tersebut diarahkan untuk mendorong pemerintahan nagari yang jujur, transparan dan adil, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta pemerataan pembangunan.


Selain program ambulans, Pangudutan juga membawa sejumlah agenda pembangunan lainnya, antara lain pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha kecil, pertanian, peternakan, perikanan dan sektor produktif lainnya.


Di bidang kepemudaan, olahraga, seni dan budaya, Pangudutan juga ingin mendorong kegiatan positif yang dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan kreativitas.


Penguatan kegiatan keagamaan, pembangunan infrastruktur, kebersihan serta kenyamanan lingkungan juga menjadi bagian dari perhatian dalam program yang ditawarkan.


Pangudutan menegaskan bahwa program yang dibawanya akan membutuhkan dukungan dan keterlibatan masyarakat. Karena itu, komunikasi dan silaturahmi dengan seluruh unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan Nagari Parit.


Dengan semangat kebersamaan dan kedekatan dengan masyarakat, Pangudutan menyatakan siap berkontribusi dalam mendorong Nagari Parit menjadi nagari yang lebih maju, aman, sejahtera dan memiliki pelayanan yang semakin baik bagi seluruh masyarakat. (Eka Saputra)

Posting Komentar

0 Komentar