LENTERASUMBAR — Curah hujan yang tinggi disertai pasang air laut menyebabkan banjir di Dusun Bailo, Desa Saureinu, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Minggu (27/9/2026).
Banjir yang terjadi sejak sekitar pukul 06.00 WIB tersebut merendam ruas jalan raya yang menghubungkan Tuapejat–Sioban sepanjang kurang lebih 500 meter. Ketinggian air mencapai sekitar 70 hingga 80 sentimeter sehingga kendaraan roda dua belum dapat melintasi lokasi tersebut.
Kapolsek Sipora AKP Herlina mengatakan, banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang bersamaan dengan naiknya air pasang laut sekitar pukul 07.00 WIB. Kondisi tersebut menyebabkan air sungai meluap dan menggenangi badan jalan.
“Personel Polsek Sipora telah melakukan pemantauan di lokasi banjir dan memastikan kondisi terkini serta memberikan perhatian terhadap keselamatan pengguna jalan. Saat ini kendaraan roda empat sudah dapat melewati ruas jalan tersebut, sedangkan kendaraan roda dua masih belum dapat melintas,” ujar AKP Herlina.
Personel yang melaksanakan kegiatan pemantauan dan pengamanan terdiri dari Kanit Samapta, Ka SPK A, dan Bhabinkamtibmas.
Sementara itu, Plt. Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP Nendra Madya Tias, S.I.K., menginstruksikan jajaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lokasi banjir, mengingat curah hujan masih tinggi dan terdapat potensi kenaikan debit air.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, untuk tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Personel Polri akan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keselamatan masyarakat,” ujar AKBP Nendra Madya Tias, S.I.K.
Polres Kepulauan Mentawai melalui Polsek Sipora juga mengantisipasi kemungkinan bertambahnya ketinggian air yang berpotensi mencapai permukiman warga di sekitar lokasi.
Hingga saat ini, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka akibat kejadian tersebut. Kerugian materiil juga belum ditemukan.
Untuk kondisi terkini, kendaraan roda empat sudah dapat melintasi ruas jalan tersebut, sementara kendaraan roda dua masih belum dapat melewati lokasi banjir.
Kehadiran personel Polri di lokasi merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dan pengguna jalan. (Darling)

0 Komentar