LENTERASUMBAR – Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya, Polda Sumatera Barat, menggelar konferensi pers pengungkapan kasus sekaligus penyampaian situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya.
Kegiatan tersebut berlangsung di lobi Mako Polres Dharmasraya, Rabu (23/9/2026), dipimpin langsung Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H.
Press conference tersebut turut dihadiri para pejabat utama Polres Dharmasraya, Kapolsek jajaran serta awak media. Dalam kesempatan itu, Kapolres memaparkan perkembangan situasi kamtibmas sekaligus hasil pengungkapan sejumlah perkara yang dilakukan jajaran Polres Dharmasraya selama periode Agustus hingga September 2026.
Penyampaian informasi tersebut menjadi bagian dari keterbukaan Polri kepada masyarakat mengenai kondisi keamanan di wilayah hukum Polres Dharmasraya, termasuk langkah-langkah penegakan hukum yang telah dilakukan terhadap berbagai bentuk tindak pidana.
Gangguan Kamtibmas Menurun
Kapolres Dharmasraya menyampaikan bahwa secara umum situasi kamtibmas di wilayah hukumnya tetap menjadi perhatian jajaran kepolisian.
Berdasarkan data yang dipaparkan, selama Agustus 2026 tercatat sebanyak 69 kejadian gangguan kamtibmas. Jumlah tersebut mengalami penurunan sebanyak 15 kasus atau sekitar 17,86 persen dibandingkan dengan Juli 2026.
Penurunan tersebut menjadi salah satu indikator dari berbagai upaya yang dilakukan kepolisian bersama masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Meski demikian, Kapolres menegaskan bahwa jajaran Polres Dharmasraya tidak akan menjadikan penurunan angka gangguan kamtibmas sebagai alasan untuk mengurangi kewaspadaan.
“Penurunan angka gangguan kamtibmas ini tentu menjadi hal yang positif, namun kami tidak boleh berpuas diri. Situasi kamtibmas harus tetap dijaga melalui kegiatan preventif, patroli, sambang, respons cepat terhadap laporan masyarakat serta penegakan hukum secara profesional,” kata AKBP Kartyana.
Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
“Kami berharap masyarakat terus berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing. Apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan maupun tindak pidana, segera sampaikan kepada pihak kepolisian sehingga dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” ujarnya.
Ungkap 10 Perkara Narkoba
Selain memaparkan kondisi kamtibmas, Kapolres Dharmasraya juga menyampaikan hasil pengungkapan kasus narkotika yang dilakukan jajarannya.
Selama periode yang disampaikan dalam konferensi pers tersebut, Polres Dharmasraya berhasil mengungkap 10 perkara narkoba dengan jumlah 14 tersangka.
Dari pengungkapan tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sabu dengan total berat 74,87 gram.
Pengungkapan kasus narkoba tersebut menunjukkan komitmen jajaran Polres Dharmasraya dalam melakukan pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.
Kapolres menegaskan bahwa pemberantasan narkoba akan terus menjadi perhatian serius karena peredaran narkotika tidak hanya berkaitan dengan persoalan hukum, tetapi juga dapat memberikan dampak terhadap masyarakat, khususnya generasi muda.
“Pemberantasan narkoba merupakan salah satu perhatian utama kami. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindaklanjuti dan setiap perkara akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
“Tujuan kami bukan hanya mengungkap perkara dan mengamankan tersangka, tetapi juga mencegah agar peredaran narkoba tidak semakin meluas. Harapan kami, masyarakat bersama-sama menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba,” sambung AKBP Kartyana.
Satreskrim Ungkap 14 Kasus Kriminal
Sementara itu, di bidang penegakan hukum pidana umum, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dharmasraya bersama Polsek jajaran juga berhasil mengungkap sebanyak 14 kasus kriminal.
Sejumlah perkara yang berhasil diungkap tersebut di antaranya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian, penggelapan serta tindak pidana lainnya.
Pengungkapan kasus tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian memberikan kepastian hukum serta rasa aman kepada masyarakat.
Kapolres mengatakan, setiap laporan maupun informasi yang diterima dari masyarakat akan menjadi bahan bagi jajaran untuk melakukan penyelidikan dan penindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan kami tindaklanjuti secara profesional dan proporsional. Kami ingin masyarakat merasa aman serta mendapatkan kepastian dalam proses penegakan hukum,” katanya.
Tekankan Profesionalisme dan Sinergi
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Kartyana juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas.
Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan tidak hanya diukur dari banyaknya kasus yang berhasil diungkap, tetapi juga dari kemampuan kepolisian melakukan pencegahan sehingga potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan seluruh lapisan masyarakat. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat kita cegah bersama,” tuturnya.
Kapolres juga mengingatkan personel di seluruh jajaran agar terus meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat.
Kehadiran tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus membuka ruang komunikasi sehingga masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka.
“Harapan kami, masyarakat Dharmasraya dapat terus beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan, menjaga keamanan serta melakukan penegakan hukum secara tegas namun tetap berdasarkan aturan dan menjunjung tinggi hak-hak masyarakat,” ujar AKBP Kartyana.
Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
Lebih lanjut, Kapolres Dharmasraya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya menyerahkan persoalan keamanan kepada kepolisian.
Menurutnya, lingkungan yang aman dapat terwujud apabila masyarakat memiliki kepedulian terhadap kondisi di sekitarnya.
Ia meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas mencurigakan, potensi konflik, penyalahgunaan narkoba, tindak pencurian maupun bentuk gangguan keamanan lainnya.
“Kami mengajak masyarakat menjadi mitra kepolisian. Jangan sampai persoalan kecil berkembang menjadi gangguan yang lebih besar. Dengan komunikasi yang cepat dan keterlibatan masyarakat, tentu berbagai persoalan dapat kita cegah sejak awal,” katanya.
Kapolres berharap capaian yang telah diraih jajaran Polres Dharmasraya dapat terus ditingkatkan, baik dalam aspek pemeliharaan kamtibmas maupun pengungkapan tindak pidana.
“Tujuan akhirnya adalah menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat Dharmasraya. Kami berharap kerja sama antara Polri dan masyarakat semakin kuat sehingga keamanan dan ketertiban dapat kita wujudkan secara bersama-sama,” pungkasnya.
Konferensi pers tersebut sekaligus menjadi sarana bagi Polres Dharmasraya untuk menyampaikan secara terbuka perkembangan situasi keamanan serta kinerja penegakan hukum kepada masyarakat melalui insan pers.
Dengan sinergi antara kepolisian, pemerintah, tokoh masyarakat dan warga, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Dharmasraya tetap terjaga serta berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah dan ditangani secara cepat dan tepat. (Ijha)

0 Komentar