Puncak Milad ke-49 BKPRMI Sumbar, Fadly Amran Dorong Pemuda dan Remaja Masjid Perkuat Smart Surau

  



PADANG — Puncak Milad ke-49 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berlangsung penuh semangat di Aula Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Sabtu (19/9/2026).


Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus mendorong peran pemuda dan remaja masjid dalam memakmurkan masjid serta membangun generasi muda yang memiliki pemahaman keagamaan, berakhlak, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.


Wali Kota Padang Fadly Amran hadir sebagai keynote speaker dalam kegiatan tersebut. Dalam pemaparannya, Fadly menyampaikan ucapan selamat atas Milad ke-49 BKPRMI sekaligus mengapresiasi kontribusi organisasi tersebut dalam pembinaan pemuda dan remaja masjid.


“Selamat Milad ke-49 BKPRMI. Semoga momentum ini semakin memperkuat peran BKPRMI dalam memakmurkan masjid, menggerakkan pemuda dan remaja, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Fadly Amran.


Menurut Fadly, masjid tidak hanya memiliki fungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat pembinaan generasi muda. Karena itu, keterlibatan pemuda dan remaja dalam berbagai aktivitas masjid perlu terus didorong dan dikembangkan.


Ia menilai BKPRMI memiliki posisi strategis untuk menggerakkan potensi tersebut melalui berbagai program kepemudaan dan keagamaan.


Fadly menyebut keberadaan BKPRMI juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat Program Unggulan (Progul) Smart Surau.


Program tersebut, menurutnya, membutuhkan dukungan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan dan remaja masjid.


Melalui sinergi tersebut, masjid diharapkan semakin hidup dengan kegiatan yang positif dan mampu menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda.


“Semoga BKPRMI terus bersinergi dengan Pemko Padang dalam menguatkan pelaksanaan Smart Surau, sehingga semakin banyak pemuda dan remaja yang aktif di masjid serta berkontribusi dalam kegiatan keagamaan,” katanya.


Fadly menambahkan, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan masjid merupakan investasi penting bagi masa depan daerah. Pembinaan sejak usia muda diharapkan dapat membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai karakter, akhlak, kepedulian sosial, serta nilai-nilai keagamaan.


Karena itu, ia berharap BKPRMI dapat terus memperluas program pembinaan dan memberikan ruang yang cukup bagi pemuda dan remaja untuk berkegiatan, berkarya, serta mengembangkan potensi mereka di lingkungan masjid.


Selain berbicara mengenai penguatan peran pemuda dan remaja masjid, Fadly Amran juga menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Festival Anak Soleh Indonesia (FASI) tingkat Provinsi Sumbar.


Dukungan tersebut ditandai dengan peluncuran logo kegiatan FASI dalam rangkaian Puncak Milad ke-49 BKPRMI Sumbar.


Menurut Fadly, FASI memiliki arti penting sebagai wadah untuk menggali sekaligus mengembangkan kemampuan anak-anak di bidang keagamaan.


Ajang tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta pemahaman keagamaan yang mereka miliki.


“Kami Pemko Padang mendukung penuh pelaksanaan FASI tingkat Sumbar. Semoga kegiatan ini semakin mendorong lahirnya bibit anak soleh dan solehah di Kota Padang,” tutur Fadly.


Ia berharap kegiatan keagamaan yang melibatkan anak dan generasi muda dapat dilaksanakan secara berkesinambungan. Dengan demikian, pembinaan generasi tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal, tetapi juga diperkuat melalui lingkungan keluarga, masjid, dan organisasi kemasyarakatan.


Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, BKPRMI, pengurus masjid, orang tua, serta berbagai elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda.


Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BKPRMI Sumbar, Maisar Setiawan Munaf, mengatakan Milad ke-49 menjadi momentum bagi organisasi untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus melakukan refleksi terhadap perjalanan organisasi selama hampir lima dekade.


Maisar menegaskan, BKPRMI merupakan organisasi kemasyarakatan yang memiliki perhatian besar terhadap pembinaan pemuda dan remaja masjid.


“BKPRMI merupakan organisasi kemasyarakatan yang mewadahi pemuda dan remaja masjid di Indonesia hingga daerah. Kita siap untuk terus berperan dalam membina dan menggerakkan generasi muda Sumbar untuk aktif memakmurkan masjid,” ujarnya.


Menurutnya, keberadaan pemuda dan remaja di lingkungan masjid harus terus diperkuat. Masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah rutin, tetapi juga menjadi ruang pembinaan, pendidikan, silaturahmi, pengembangan kreativitas, dan kegiatan sosial bagi generasi muda.


Maisar berharap seluruh jajaran BKPRMI di Sumatera Barat dapat terus membangun program yang menyentuh kebutuhan pemuda dan remaja.


Dengan pembinaan yang berkelanjutan, ia berharap lahir generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap Al-Qur'an, memiliki akhlak yang baik, serta mempunyai kemampuan untuk berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.


Milad ke-49 juga diharapkan menjadi titik penguatan organisasi agar BKPRMI semakin solid dan mampu menjalankan perannya di tengah perkembangan zaman.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Puncak Milad ke-49 BKPRMI tingkat Provinsi Sumbar, M. Rizki Attani, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang BKPRMI.


“Tujuan utama kegiatan ini untuk mensyukuri perjalanan BKPRMI yang telah berdiri selama 49 tahun, sekaligus mempererat silaturahmi antarpengurus dan anggota,” ungkap Rizki.


Menurutnya, perjalanan selama 49 tahun merupakan bagian penting dari sejarah BKPRMI dalam menjalankan aktivitas pembinaan pemuda dan remaja masjid.


Karena itu, momentum Milad tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antarpengurus, anggota, serta seluruh unsur BKPRMI di Sumatera Barat.


Rizki berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam peringatan Milad dapat terus dipertahankan dalam menjalankan program-program organisasi ke depan.


Ia juga berharap seluruh pengurus dan anggota semakin termotivasi untuk mengambil bagian dalam pembinaan generasi muda melalui kegiatan-kegiatan yang positif dan produktif.


Puncak Milad ke-49 BKPRMI tingkat Sumbar tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumbar, Adib Alfikri, Anggota DPRD Provinsi Sumbar Nurfirmanwansyah, jajaran pengurus DPW BKPRMI Sumbar, Ketua DPD BKPRMI se-Sumbar, pengurus Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Sumbar, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait lainnya.


Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam mendukung pembinaan generasi muda, khususnya melalui lingkungan masjid.


BKPRMI sendiri memiliki jaringan organisasi hingga tingkat daerah, sehingga perannya dinilai strategis dalam menghubungkan berbagai potensi pemuda dan remaja masjid di Sumatera Barat.


Dalam momentum Milad ke-49 ini, semangat memakmurkan masjid menjadi salah satu pesan penting yang mengemuka.


Masjid diharapkan dapat menjadi ruang yang ramah bagi generasi muda. Berbagai kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan anak muda perlu terus dikembangkan agar mereka memiliki ruang positif untuk berinteraksi, belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri.


Sinergi BKPRMI dengan pemerintah daerah juga diharapkan dapat semakin diperkuat, terutama dalam program-program yang menyentuh langsung pembinaan kepemudaan dan keagamaan.


Di Kota Padang, dukungan BKPRMI terhadap Program Unggulan Smart Surau diharapkan dapat memperluas keterlibatan pemuda dan remaja dalam aktivitas masjid.

Melalui kerja sama yang berkelanjutan, masjid diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi tempat tumbuhnya generasi muda yang berkarakter.


Sementara pelaksanaan FASI tingkat Sumbar diharapkan dapat melengkapi upaya pembinaan tersebut dengan memberikan ruang kompetisi dan pengembangan bakat bagi anak-anak dalam bidang keagamaan.


Peluncuran logo FASI dalam rangkaian Puncak Milad ke-49 BKPRMI menjadi penanda dimulainya persiapan menuju agenda tersebut.


Dukungan pemerintah daerah dan berbagai pihak diharapkan dapat membuat pelaksanaan FASI berjalan dengan baik sekaligus memberikan manfaat bagi pembinaan anak-anak di Sumatera Barat.


Pada akhirnya, Puncak Milad ke-49 BKPRMI Sumbar diharapkan tidak berhenti sebagai peringatan perjalanan organisasi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memakmurkan masjid dan membina generasi muda.


Dengan dukungan pemerintah, organisasi kepemudaan, pengurus masjid, keluarga, serta masyarakat, BKPRMI diharapkan terus mampu menghadirkan kegiatan yang membangun dan memberikan manfaat nyata.


Semangat tersebut sekaligus menjadi harapan agar generasi muda Sumatera Barat tumbuh sebagai generasi yang memiliki kemampuan, berakhlak baik, memiliki kepedulian sosial, serta siap mengambil peran dalam pembangunan daerah dan kehidupan masyarakat. (**)

Posting Komentar

0 Komentar