DHARMASRAYA, LENTERASUMBAR – Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dengan melibatkan pemerintah nagari dan masyarakat. Melalui peran Bhabinkamtibmas, kepolisian mengajak perangkat nagari untuk aktif menyosialisasikan bahaya narkoba demi melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan barang terlarang tersebut.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sambang dan pembinaan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas di Kantor Wali Nagari Sungai Rumbai, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Selasa (13/10/2026).
Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas berkoordinasi dengan kepala jorong dan staf wali nagari. Selain mempererat hubungan kemitraan antara kepolisian dan pemerintah nagari, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba bagi kesehatan dan kehidupan sosial masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan preventif kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pencegahan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum. Diperlukan keterlibatan seluruh unsur masyarakat, mulai dari pemerintah nagari, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga keluarga, agar upaya pencegahan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., mengajak seluruh perangkat nagari untuk menjadi mitra aktif kepolisian dalam menyampaikan informasi dan edukasi tentang bahaya narkoba kepada warga.
Menurutnya, pemerintah nagari memiliki peran strategis karena berhubungan langsung dengan masyarakat dan memahami kondisi lingkungan masing-masing. Dengan keterlibatan perangkat nagari, pesan pencegahan penyalahgunaan narkoba diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
“Kami mengajak seluruh perangkat nagari untuk bersama-sama dengan kepolisian meningkatkan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat, baik keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, kita dapat membangun kesadaran bersama untuk melindungi generasi muda dari pengaruh narkoba,” kata Kapolres.
Perangkat Nagari Punya Peran Penting dalam Pencegahan Narkoba
Penyalahgunaan narkotika merupakan persoalan yang membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak. Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik dan mental pengguna, tetapi juga dapat memengaruhi hubungan keluarga, kehidupan sosial, pendidikan, hingga masa depan generasi muda.
Karena itu, sosialisasi bahaya narkoba perlu dilakukan secara konsisten dan dengan pendekatan yang mudah dipahami masyarakat. Perangkat nagari dapat membantu menyampaikan informasi yang benar, mengajak warga menjaga lingkungan, serta mendorong terciptanya komunikasi terbuka antara masyarakat dan aparat keamanan.
Kepala jorong dan perangkat nagari juga diharapkan mampu membangun kepedulian warga terhadap kondisi lingkungan sekitar. Apabila menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkoba, masyarakat diimbau agar tidak mengambil tindakan sendiri, melainkan menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian melalui saluran pelaporan yang tersedia.
Langkah tersebut penting agar setiap dugaan dapat ditindaklanjuti secara profesional, berdasarkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Keluarga Menjadi Benteng Awal Melindungi Generasi Muda
Selain melibatkan perangkat nagari, peran keluarga dinilai sangat penting dalam mencegah anak-anak dan remaja terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Orang tua diharapkan memberikan perhatian terhadap pergaulan, aktivitas sehari-hari, serta perkembangan perilaku anak. Komunikasi yang baik di dalam keluarga dapat membantu anak memahami risiko penyalahgunaan narkoba dan mendorong mereka mengambil keputusan yang sehat.
Lingkungan pendidikan, tokoh agama, tokoh adat, serta organisasi kepemudaan juga dapat berperan dalam membangun kegiatan positif bagi generasi muda. Melalui edukasi, pembinaan karakter, kegiatan olahraga, dan aktivitas sosial, masyarakat dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa.
Polres Dharmasraya mendorong agar pesan antinarkoba tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata, tetapi diteruskan melalui komunikasi dan kepedulian sehari-hari di lingkungan masing-masing.
Kapolres Harapkan Sinergi Kepolisian dan Masyarakat Semakin Kuat
Kapolres Dharmasraya berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah nagari, dan masyarakat dapat semakin kuat sehingga upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba berjalan lebih efektif.
“Tujuan kami adalah meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi kesehatan, keselamatan, dan masa depan generasi muda. Kami berharap perangkat nagari dapat menjadi penggerak di tengah masyarakat untuk menyampaikan edukasi, membangun kepedulian, serta mendorong warga agar berani melaporkan informasi yang berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba melalui jalur yang benar,” ujarnya.
Ia juga diharapkan menekankan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan keseimbangan antara langkah pencegahan, edukasi, partisipasi masyarakat, dan penegakan hukum. Dengan pendekatan tersebut, masyarakat tidak hanya memahami bahaya narkoba, tetapi juga mengetahui peran yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebarannya.
Melalui kegiatan sambang Bhabinkamtibmas dan koordinasi bersama perangkat nagari, Polres Dharmasraya berupaya memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan.
Ke depan, keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat menjadi fondasi dalam membangun lingkungan yang sehat, aman, dan kondusif. Dengan komitmen bersama, upaya melindungi generasi muda dari ancaman narkoba dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkesinambungan.
Polres Dharmasraya pun mengajak masyarakat untuk tidak bersikap acuh terhadap ancaman narkoba serta terus membangun kerja sama dengan aparat keamanan dan pemerintah nagari. Kesadaran, kepedulian, dan tindakan nyata dari seluruh lapisan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan Dharmasraya yang aman dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika. (Ijha)

0 Komentar