LENTERASUMBAR – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat langkah antisipasi terhadap potensi bencana alam, Polres Dharmasraya mengikuti kegiatan sosialisasi penggunaan Aplikasi Singgalang Siaga untuk mendukung deteksi dini bencana alam, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan personel dalam memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana pendukung pemantauan, penyampaian informasi, serta percepatan respons terhadap potensi terjadinya bencana alam.
Sebagaimana diketahui, wilayah Sumatera Barat memiliki sejumlah potensi kerawanan bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, serta bencana hidrometeorologi lainnya. Kondisi tersebut membutuhkan kesiapsiagaan seluruh unsur terkait, termasuk jajaran kepolisian, agar setiap potensi ancaman dapat diketahui dan diantisipasi sedini mungkin.
Melalui sosialisasi Aplikasi Singgalang Siaga, personel Polres Dharmasraya diharapkan dapat memahami pemanfaatan aplikasi tersebut sebagai salah satu instrumen pendukung dalam memperoleh dan menyampaikan informasi terkait potensi bencana.
Pemanfaatan teknologi digital dalam sistem deteksi dini dinilai sangat penting, karena informasi yang cepat dan akurat dapat membantu pihak terkait mengambil langkah antisipasi secara tepat, sehingga risiko serta dampak yang ditimbulkan oleh bencana dapat diminimalkan.
Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.AP., M.H., menyampaikan bahwa keikutsertaan Polres Dharmasraya dalam sosialisasi tersebut merupakan bentuk komitmen Polri untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan terjadinya bencana alam.
Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
"Melalui sosialisasi Aplikasi Singgalang Siaga ini, kami berharap seluruh personel dapat memahami fungsi dan manfaat aplikasi tersebut, sehingga teknologi ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung dalam mendeteksi potensi bencana alam sejak dini. Kecepatan memperoleh dan menyampaikan informasi menjadi salah satu faktor penting dalam upaya mengantisipasi risiko bencana," ungkap Kapolres.
Kapolres juga menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, melainkan membutuhkan kerja sama dan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, instansi terkait, perangkat nagari, maupun masyarakat.
Ia berharap, melalui pemanfaatan aplikasi tersebut, koordinasi dan komunikasi antarinstansi dapat semakin ditingkatkan, terutama dalam menghadapi situasi darurat yang membutuhkan penanganan cepat, tepat, dan terkoordinasi.
"Kami ingin agar setiap informasi mengenai potensi bencana dapat ditindaklanjuti dengan cepat. Dengan adanya sistem deteksi dini yang didukung teknologi, diharapkan langkah-langkah pencegahan dan kesiapan personel di lapangan dapat dilakukan lebih optimal. Prinsipnya, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama," tambahnya.
Lebih lanjut, Kapolres mengharapkan agar pengetahuan yang diperoleh personel dalam kegiatan sosialisasi tersebut tidak hanya menjadi pemahaman secara teori, tetapi juga dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Personel kepolisian diharapkan mampu meningkatkan kepekaan terhadap kondisi lingkungan, aktif memantau perkembangan situasi wilayah, serta segera berkoordinasi dengan instansi terkait apabila ditemukan indikasi atau potensi terjadinya bencana alam.
Selain itu, peran aktif masyarakat juga sangat diperlukan dalam mendukung keberhasilan deteksi dini bencana. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda yang berpotensi menimbulkan bencana.
Dengan adanya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, instansi kebencanaan, dan masyarakat, upaya penanggulangan bencana diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan terarah.
Keikutsertaan Polres Dharmasraya dalam sosialisasi Aplikasi Singgalang Siaga ini sekaligus menjadi wujud dukungan Polri terhadap penguatan sistem penanggulangan bencana berbasis teknologi dan informasi.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Dharmasraya berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi bencana alam.
Harapannya, dengan deteksi dini yang semakin baik, setiap potensi ancaman bencana dapat diantisipasi lebih awal, sehingga dapat meminimalkan kerugian material, mencegah jatuhnya korban jiwa, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Dharmasraya. (Ijha)

0 Komentar