Pererat Kemitraan dengan Buruh Bongkar Muat, Wakapolres Mentawai Gelar Kumpul Bersama Masyarakat

  


MENTAWAI, LENTERASUMBAR — Polres Kepulauan Mentawai terus memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat melalui program Quick Wins Kapolri bertajuk Kumpul Bersama Masyarakat. Kali ini, Wakapolres Kepulauan Mentawai, Kompol Irwandi Idham, S.H., M.H., menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama para buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Tuapejat di Penginapan Citra, kawasan Dermaga Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Rabu (28/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.25 WIB tersebut diikuti oleh 21 buruh TKBM Tuapejat, didampingi Kasat Intelkam Polres Kepulauan Mentawai IPTU Defit Irawan, S.H., M.H., KBO Sat Intelkam AIPTU Deki Junaidi, Kanit III Sat Intelkam AIPDA M. Munthe, serta personel Sat Intelkam Polres Kepulauan Mentawai.


Pertemuan ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan para buruh, sekaligus menyerap aspirasi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kawasan Dermaga Tuapejat.


Dalam arahannya, Wakapolres Kepulauan Mentawai Kompol Irwandi Idham menyampaikan apresiasi kepada para buruh TKBM yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa komunikasi langsung dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan serta memperkuat kemitraan antara Polri dan berbagai elemen masyarakat.


Menurutnya, melalui pertemuan seperti ini, Polri dapat mendengarkan secara langsung kebutuhan, masukan, dan harapan masyarakat sehingga upaya menjaga keamanan dapat dilakukan secara bersama-sama.


Wakapolres juga mengajak para buruh untuk turut mendukung upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Ia mengingatkan bahwa narkoba dapat merusak masa depan generasi muda, mengganggu keharmonisan keluarga, serta menimbulkan berbagai persoalan sosial.


Selain itu, para buruh diimbau untuk senantiasa menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama. Keberagaman suku, agama, dan latar belakang yang ada di Kabupaten Kepulauan Mentawai hendaknya menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan serta menciptakan kehidupan yang aman, damai, dan harmonis.


Wakapolres Kepulauan Mentawai, Kompol Irwandi Idham, S.H., M.H., mengatakan bahwa program Kumpul Bersama Masyarakat merupakan sarana penting untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga kamtibmas.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi secara langsung, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Kami berharap hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat terus terpelihara sehingga berbagai persoalan dapat dikomunikasikan dan dicarikan solusinya bersama,” ujar Kompol Irwandi Idham.


Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kasat Intelkam Polres Kepulauan Mentawai IPTU Defit Irawan turut menyampaikan imbauan mengenai sejumlah persoalan sosial yang perlu menjadi perhatian bersama, khususnya terkait pinjaman online dan perjudian daring atau judi online.


Ia mengingatkan para buruh agar lebih berhati-hati dalam menggunakan layanan pinjaman online, terutama dengan memastikan legalitas penyedia layanan serta memahami bunga, biaya, dan kewajiban pembayaran sebelum mengajukan pinjaman. Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah tergiur penawaran pinjaman yang tidak jelas dan selalu menyesuaikan kebutuhan dengan kemampuan ekonomi.


Terkait judi online, para buruh diajak untuk menjauhi segala bentuk perjudian karena dapat menyebabkan kerugian finansial, memicu kecanduan, merusak keharmonisan rumah tangga, serta menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan sosial.


Dalam sesi dialog, para buruh TKBM Tuapejat menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran Polres Kepulauan Mentawai yang telah memberikan ruang bagi mereka untuk berdiskusi secara langsung dengan pihak kepolisian.


Para buruh juga berharap kegiatan silaturahmi dan komunikasi seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin, bahkan sekurang-kurangnya satu kali dalam seminggu, agar hubungan dan koordinasi antara Polri dengan para pekerja semakin erat.


Selain itu, mereka meminta agar patroli kepolisian di kawasan Dermaga Tuapejat dapat ditingkatkan, terutama pada saat kedatangan dan keberangkatan kapal. Kehadiran personel kepolisian diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para buruh, pengguna jasa transportasi laut, serta pihak-pihak yang beraktivitas di kawasan dermaga.


Menanggapi aspirasi tersebut, pertemuan ini menjadi sarana bagi Polres Kepulauan Mentawai untuk mengetahui secara langsung kebutuhan masyarakat terkait keamanan di lingkungan kerja dan fasilitas transportasi laut. Masukan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam upaya meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.


Melalui program Quick Wins Kapolri Kumpul Bersama Masyarakat, Polres Kepulauan Mentawai berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, terbuka, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.


Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. (Darling)

Posting Komentar

0 Komentar