LENTERASUMBAR - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai melaksanakan paket pekerjaan preservasi Jalan Sei Dareh–Junction Koto Baru di wilayah Sumatera Barat.
Proyek tersebut dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat melalui Satker PJN Wilayah 2 Sumatera Barat PPK 2.2 sebagai upaya menjaga kondisi dan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan nasional.
Berdasarkan data yang tercantum pada papan informasi proyek di lokasi, paket kegiatan tersebut memiliki nomor kontrak KU.02.10/KTR.07.PPK-2.2-PJN.II/X/2025 dengan tanggal kontrak 31 Oktober 2025.
Paket pekerjaan tersebut mencakup Pekerjaan Preservasi Jalan Sei Dareh–Junction (Koto Baru) dengan lokasi pekerjaan berada pada ruas Jalan Sei Dareh–Junction (Koto Baru) Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumbar
Nilai kontrak proyek tercatat sebesar Rp168.523.868.000 atau sekitar Rp168,5 miliar, termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Proyek tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025.
Untuk pelaksanaan pekerjaan, proyek dipercayakan kepada PT Paesa Pasindo Engineering – PT Basuki Rahmanta Putra, KSO sebagai kontraktor pelaksana. Sementara pengawasan pekerjaan dilakukan oleh PT Indec Internusa Engineering Consultants – PT Seecons – PT Arkade Gahana Konsultan, KSO.
Adapun waktu pelaksanaan proyek ditetapkan selama 725 hari kalender, sehingga pekerjaan diperkirakan berlangsung dalam jangka waktu cukup panjang hingga seluruh target preservasi jalan dapat diselesaikan.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Relawan Prabowo (Repro) Sumatera Barat Roni memberikan apresiasi terhadap dimulainya pekerjaan preservasi jalan tersebut.
Menurutnya, pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat karena berdampak langsung terhadap mobilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami mengapresiasi dimulainya pekerjaan preservasi Jalan Sei Dareh–Junction Koto Baru ini. Infrastruktur jalan yang baik sangat dibutuhkan masyarakat karena tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Roni.
Ia berharap proses pekerjaan dapat berjalan sesuai perencanaan dan diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
“Harapan kita pekerjaan ini berjalan lancar, kualitasnya baik, dan selesai sesuai target sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.
Keberadaan proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas ruas jalan nasional, memperlancar konektivitas antarwilayah, serta mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian di Sumatera Barat. (**)

0 Komentar